Pengantar Animasi dan Desain Grafis



Pengantar Animasi dan Desain Grafis

Nama                          : Muhammad Nurul Alim

Kelas                           : 3KA13

Mata Kuliah              : Pengantar Animasi dan Desain Grafis #

Dosen                          : Muhammad Firdaus


Definisi Animasi

Kata animasi di ambil dari bahasa latin yang berasal dari kata anima yang berarti jiwa, hidup, nyawa, semangat. Kata animasi itu sendiri merupakan penyesuaian dari kata animation yang berasal dari kata dasar to animate dalam kamus umum Inggris – Indonesia mempunyai arti menghidupkan secara harfiah, animasi berarti menghidupkan atau membuat bergerak. Animasi memiliki makna agar objek hidup/bergerak, dalam membuat animasi dapat berupa menggerakan gambar lukisan, seketsa tangan, boneka atau objek tiga dimensi.
Animasi secara sederhana di artikan dengan menggerakan sesuatu benda mati secara urutan sequence menjadi seolah- olah hidup. Animasi adalah gambar yang bergerak yang di buat dengan cara merakam serangkaian gambar – gambar diam baik iru gambar tangan, benda, atau orang dalam berbagai posisi dan apabila rangkaian gambar tersebut dijalankan tidak lagi telihat sebagai gambar satuan yang diam, tetapi akan bergabung mejadi sebuah ilusi dari gerakan yang utuh (Microsoft Encarta Encypedia 2003, 1993-2003)
Secara keseluruhan, jenis film animasi tiga dimensi menggunakan teknik kerja yang sama dengan film animasi dua dimensi, bedanya objek animasi yang di pakai dalam wujud tiga dimensi dengan menghitungkan karakter objek animasi, sifat dan bahan yang di pakai, waktu, cahaya dan ruang. Untuk menggerakan benda tiga dimensi, walaupun itu mungkin, tapi cukup sulit untuk melaksanakannya, karena sifat dan bahan yang di pakai mempunyai ruang gerak yang terbatas. Tidak seperti jenis film animasi gambar, bebas melakukan berbagai gerakan yang di inginkan Termsuk dalam jenis film animasi tiga dimensi seperti di ungkapkan oleh Zaharudin. G. Djalle dalam bukunya The Making of 3D Animation Movie adalah :

1. Film Animasi Boneka (Stop Motion)
Objek animasi yang di pakai dalam jenis animasi ini adalah boneka dan figur lainnnya. Merupakan penyederhaanan dari bentuk alam, benda yang ada, terbuat dari bahan – bahan yang mempunyai sifat lentur (plastik) dan muah untuk di gerakan sewaktu melakukan pemotretan frame demi frame, seperti bahan kayu yang di tatah dan di ukir, kain, kertas, lilin, tanah lempung dan lain-lainnya. Untuk menciptakan karakter yang tidak kaku dan terlalu sederhana. Animasi di buat dengan menggunakan objek sedikit demi sedikit dan kemudian di ambil gambarnya dengan kamera satu demi satu. Setelah di perbaiki dan di susun, maka apabila film di jalankan, akan memberikan efek seolah-olah objek tersebut bergerak. Contoh film mengggunakan teknik ini adalah “A Nighmae Before Cristmas” dan MTV Celebrity Death Math”.

2.  Film Animasi Tiga Dimensi dengan Komputer
Perkembangan Teknologi dan komputer membuat teknik animasi tiga dimensi semakin berkembang dan maju pest. Animasi tiga dimensi adalah perkembangan dari animasi dua dimensi. Dengan animasi tiga dimensi, karakter yang di perhatikan semakin hidup dan nyata, mendekati wujud manusia aslinya, bahkan sekarang sudah menyamai wujud manusia aslinya. Film animasi dengan menggunakan komputer biasa juga di sebut dengan CGI (Computer Generated Imagery). Teknik ini sedang mengalami kemajuan sangat pesat. Hal ini di sebabkan perkembangan teknologi komputer. Komputer juga mampu menerapkan tekstur dan material pada model tiga dimensi, sehingga hasilnya terlihat begitu nyata (lihatlah karakter Gollumn pada “The lord Of The Ring”)
Selain itu, ekspresi gerak juga dapat di rekam untuk nantinya di terapkan pada midel tiga dimensi, sehingga tercipta ekspresi gerak yng lebih nyata. Pada Tehnik ini, proses pembuatan animasi dari awal menggunakan komputer, baik pembuatan karakter, pengolahan gerak karakter, pembuatan tiga dimensi latar belakang, sampai pengguaan effek khusus. Semenjak “Tor Story” buatan Disney.

3.  Film Animasi Klasik (classic Animation)
Jenis animasi yang menggunakan teknik film animasi gambar sel (cell animation), tehnik tertua yan di gunakan dalam industri film Animasi. Jenis film animasi mulai berkembang sekitar tahun 1930-an ketika walt Disney merintis film animasinya. Jenis animasi ini sangat rumit dan memakan waktu dan ongkos produksi yan sangat banyak, sehingga diharapkan dari film-film animasi yang memproduksinya menjadi sangat monumental dan bersipat abadi karena akan di tonton terus-menerus dari generasi ke generasi dan tak lekang waktu perubahan zaman. Film animasi ini contohnya seperti “Snow White & Seven Drawfs”, “Phinochio”, dll.

4. Jenis-Jenis Film Animasi 3D
Secara keseluruhan, jenis film animasi tri matra menggunakan teknik runtun kerja yang sama dengan jenis film animasi dwi matra, Perbedaannya, objek animasi yang dipakai dalam wujud tri matra memperhitungkan karakter objek animasi, sifat bahan yang dipakai, waktu, cahaya dan ruang. Untuk menggerakkan benda tri matra, walaupun itu mungkin, cukup sulit untuk melaksanakannya karena sifat bahan yang dipakai mempunyai ruang gerak yang terbatas. Tidak seperti jenis film animasi gambar, bebas melakukan berbagai gerakan yang diinginkan.  Berdasarkan bentuk dan bahan yang digunakan, termasuk dalam jenis film animasi ini adalah:

  • Animasi Boneka (Puppet Animation)
Objek animasi yang dipakai dalam jenis film animasi ini adalah boneka dan figur lainnya yang merupakan penyederhanaan dari bentuk alam benda yang ada. Figure tersebut terbuat dari bahan-bahan yang mempunyai sifat lentur (Plastic) dan mudah untuk digerakkan sewaktu melakukan pemotretan bingkai per bingkai. Bahan yang digunakan adalah kayu yang mudah ditatah atau diukir, kain, kertas, lilin, tanah lempung dan lain-lain, untuk dapat menciptakan karakter yang tidak kaku dan terlalu sederhana.
  • Animasi Model
Objek animasi tri matra dalam jenis film ini berupa macam bentuk animasi yang bukan boneka dan sejenisnya, seperti bentuk-bentuk abstrak: balok, bola, prisma, piramida, silinder, kerucut dan lain-lain, atau bentuk model, percontohan bentuk dari ukuran sebenarnya, seperti bentuk molekul dalam senyawa kimia, bola bumi, dan lain sebagainya. Bentuk objek animasi sederhana, penggunaannya pun tidak terlalu rumit dan tidak terlalu banyak membutuhkan gerak, bahan yang dipakai terdiri dari kayu, plastik keras dan bahan keras lainnya yang sesuai dengan sifat karakter materi yang dimiliki, tetapi tidak berarti bahan lentur tidak dipakai. Animasi model disebut juga film animasi non figur, karena keseluruhan cerita tidak membutuhkan tokoh atau figur lainnya. Jenis film animasi ini hanya bersifat menjelaskan sesuatu yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan umum.

  • Pixilasi (Pixilation)
Jenis film animasi tri matra ini menggunakan figur manusia sebagai objek animasi. Pixilasi adalah suatu teknik pemotretan di mana manusia berbuat atau melakukan sesuatu adegan seperti boneka, sama halnya yang dilakukan dalam film animasi pada umumnya.


Desain Grafis

Desain Grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain).
Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak. Pada tahun, Henry Cole menjadi salah seorang yang paling berpengaruh dalam pendidikan desain di Inggris, ia meyakinkan pemerintah tentang pentingnya desain dalam sebuah jurnal yang berjudul Journal of Design and Manufactures. Dia menyelenggarakan The Great Exhibition sebagai perayaan atas munculnya teknologi industri modern dan desain bergaya Victoria.
Dari tahun 1891 sampai 1896, Percetakan William Morris Kelmscott mempublikasikan buku karya desain grafis yang dibuat oleh gerakan Arts and Crafts , dan membuat buku dengan desain yang lebih bagus dan elegan untuk dijual kepada orang-orang kaya. Morris membuktikan adanya potensi pasar untuk produk-produk desain grafis. Morris juga mempelopori pemisahan desain grafis dari seni rupa. Karya –karya Morris dan karya dari pergerakan Private Press secara langsung mempengaruhi Art Nouveau, dan secara tidak langsung mempengaruhi perkembangan desain grafis pada awal abad ke 20.
Kata Desain Grafis pertama kali digunakan pada tahun 1922 di sebuah esai berjudul New Kind of Printing Calls for New Design yang ditulis oleh William Addison Dwiggins, seorang desainer buku Amerika. Raffe's Graphic Design, yang diterbitkan pada tahun 1927, dianggap sebagai buku pertama yang menggunakan istilah Desain Grafis pada judulnya The signage in the London Underground adalah contoh desain klasik pada abad modern yang menggunakan jenis huruf yang dirancang oleh Edward Johnston pada tahun 1916.
Pada tahun 1920, Aliran konstuktivisme di Uni Soviet melihat seni yang berorientasi individu tidak ada gunanya bagi Rusia dan membuat sesuatu yang dapat diterapkan di dunia nyata. Mereka mendesain bangunan, perangkat teater, poster, kain, pakaian, perabot, logo, menu, dll. Jan Tschichold merumuskan prinsip-prinsip dasar tipografi modern pada tahun 1928 dalam bukunya yang berjudul New Typography. Tschichold, Bauhaus,Herbert Bayer and Laszlo Moholy-Nagy, and El Lissitzky adalah tipografer yang berpengaruh besar dalam ilmu desain grafis yang kita kenal sekarang ini. Mereka mempelopori teknik produksi yang digunakan sepanjang abad ke 20. Pada tahun-tahun berikutnya desain grafis mendapat banyak pengakuan dan mulai banyak diterapkan. Pasca Perang Dunia II, kebutuhan akan desain grafis meningkat pesat, terutama untuk periklanan dan kemasan produk. Perpindahan Sekolah Bauhaus dari Jerman ke Chicago pada tahun 1937 membawa pengaruh besar pada desain di Amerika. Nama- nama yang terkenal diantaranya Adrian Frutiger(desainer jenis huruf Univers dan Frutiger), Paul Rand(yang dari akhir 1930-an sampai kematiannya pada tahun 1996 menggunakan prinsip Bauhaus dan menerapkannya padaiklan dan desain logo.

Perkembangan industi desain grafis tumbuh seiring dengan perkembangan konsumerisme. Hal ini menimbulkan kritik dari berbagai komunitas desain yang tertuang dalam First Things First manifesto yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1964 dan diterbitkan kembali pada tahun 1999 di majalah Émigré. Konsumerisme terus tumbuh, sehingga terus memacu pertumbuhan ilmu desain grafis. Hal ini menarik para praktisi desain grafis, beberapa diantaranya adalah : Rudy VanderLans, Erik Spiekermann, Ellen Lupton and Rick Poynor.

  • Batasan Media
Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia. Batas dimensi pun telah berubah seiring perkembangan pemikiran tentang desain. Desain grafis bisa diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang.

  • Prinsip dan unsur desain
Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi ("proportion") dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.
  • Peralatan desain grafis
Peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah ide, akal, mata, tangan, alat gambar tangan, dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual.
Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing serta pengenalan sejumlah aplikasi perangkat lunak grafis memperkenalkan satu generasi desainer pada manipulasi image dengan komputer dan penciptaan image 3D yang sebelumnya adalah merupakan kerja yang susah payah. Desain grafis dengan komputer memungkinkan perancang untuk melihat hasil dari tata letak atau perubahan tipografi dengan seketika tanpa menggunakan tinta atau pena, atau untuk mensimulasikan efek dari media tradisional tanpa perlu menuntut banyak ruang.

  • Perancang grafis
Perancang grafis atau sering disebut dengan Desainer grafis (bahasa Inggris: Graphic Designer) adalah profesi yang menciptakan ilustrasi, tipografi, fotografi, atau grafis motion. Seorang desainer grafis menciptakan karya untuk penerbit, media cetak dan elektronik, seperti brosur dan mengiklankan produk. Mereka bertanggung jawab untuk sebuah tampilan agar tampak menarik, yang bisa diaplikasikan dalam berbagai bentuk materi promosi yang berkaitan dengan produk dan publik.
Seorang perancang grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya, dengan tangan atau komputer.Perancang Grafis bertugas untuk menyampaikan sebuah informasi yang diinginkan oleh produk / klien dalam bentuk desain yang menarik.

-    Daftar Software Desain Grafis
Ada beberapa software yang digunakan dalam desain grafis:
1.   Desktop publishing
       -   Adobe Photoshop
       -   Adobe Illustrator
       -   Adobe Indesign
       -   Coreldraw
       -   GIMP
       -   Inkscape
       -   Adobe Freehand
       -   Adobe image ready
       -   CorelDraw
       -   Adobe Page Maker
       -   Paint Tool SAI
2.   Webdesign
       -   Adobe Dreamweaver
       -   Microsoft Frontpage
       -   Notepad
       -   Adobe Photoshop
3.   Audiovisual
       -   Adobe After Effect
       -   Adobe Premier
       -   Final Cut
       -   Adobe Flash, atau sebelumnya Macromedia Flash
       -   Ulead Video Studio
       -   Magic Movie Edit Pro
       -   Power Director
4.   Rendering 3 Dimensi
       -   3D StudioMax
       -   Maya
       -   AutoCad
       -   Google SketchUp
       -   Light Wave
       -   Blender
       -   Softimage


5 Film Animasi Indonesia Terbaik

Animasi Indonesia semakin mengalami kemajuan. Meski belum sepesat negara-negara lain, namun film-film animasi Indonesia juga patut mendapat acungan jempol. Kali ini hadir film animasi terbaru berjudul Knight Kris. Film animasi lokal ini diproduseri oleh Deddy Corbuzier, Kurniawan Biantoro, dan Johannes Paulus di bawah naungan Viva Fantasia Animation.
Tidak main-main, Knight Kris kabarnya menelan biaya produksi yang cukup fantastis. Proses produksinya pun memakan waktu yang cukup panjang yaitu sekitar 3 tahun. Knight Kris tayang serentak di bioskop pada 23 November 2017. “Industri film animasi di Indonesia sudah tidak bisa dianggap remeh. Animator-animator handal mulai bangkit dan menghasilkan karyakarya membanggakan. Terbukti dalam beberapa waktu terakhir, banyak sekali film-film animasi yang dirilis. Salah satunya Knight Kris yang memuat karakter-karakter unik dan menyelipkan nilai-nilai budaya di dalamnya,” ungkap Sudhir Syal, CEO BookMyShow Indonesia dalam siaran pers yang diterima Investor Daily di Jakarta.
Sejauh ini tidak sedikit film-film animasi Indonesia yang telah sukses dirilis. Berikut BookMyShow merangkum 5 film animasi Indonesia terbaik versi BookMyShow.

1.  Battle of Surabaya
Battle of Surabaya adalah film animasi 2D mengenai sejarah perjuangan bangsa Indonesia pada saat perang Surabaya 1945 yang diproduksi oleh MSV Pictures. Film ini berhasil meraih penghargaan di kancah internasional seperti Dingle Internasional Film Festival yang merupakan festival animasi terbesar yang diadakan di Irlandia.
Kala itu Battle of Surabaya bersaing dengan film animasi terpilih dari Irlandia, Prancis, Jepang dan USA. Dalam festival tersebut, Battle of Surabaya juga ditayangkan pada 20 Maret 2016 di The Phoenix Cinema.

           2.  Sing to the Dawn (Meraih Mimpi)
Sing to the Dawn atau Meraih mimpi ditulis oleh Nia Dinata dan diproduksi oeh Kalyana Shira Films.Film ini merupakan film animasi musical pertama di Indonesia yang menceritakan kisah seorang gadis yang terpaksa mengikuti sebuah tradisi patriarkis di kampung. Film animasi 3D ini diputar di beberapa negara, yaitu Korea, Malaysia, dan Rusia. Bahkan diputar di Pusan International Film Festival di Korea Selatan dan American film Market di Santa Monica, Amerika Serikat.

 3. Pada Suatu Ketika
Pada Suatu Ketika diproduksi okeh studio kreatif asal Solo, Lakon Animasi. Film ini menggambarkan UFO besar ala district 9 dan transformers yang hadir di Indonesia. Tidak hanya sukses di dalam negeri, film Pada Suatu Ketika juga mendapat banyak tanggapan positif dari pencinta film dunia. Bahkan situs twitchfilm.com menuliskan  “Through Indonesia may not be known internationally as a hotbed of animation there is a sizable base of talent there and local production house Lakon Animasi is sure to turn some heads with their CGI animated piece Pada Suatu Ketika”.

  4.  Petualangan Si Adi
Petualangan Si Adi menceritakan Adi, seorang anak SMK yang mandiri dan cerdas. Film ini merupakan karya dari 50 siswa terpilih yang berasal dari 10 SMK se-indonesia. Film ini didistribusikan oleh Batavia Pictures dan diarahkan oleh sutradara Heri Kiswanto. Meskipun hanya dibuat bukan dari kalangan profesional, namun kualitas film animasi ini tak perlu diragukan.
  5.  Petualangan Singa Pemberani
Petualangan Singa Pemberani dirilis oleh PT Unilever dan Es Krim Padle Pop. Paddle Pop Advanture juga dibuat ke dalam serial dan diisi suara oleh bintang-bintang ternama seperti Giring Nidji dan Putri Titian. Kesuksesannya membuat film ini dirilis hingga 6 seri yang tayang dari tahun 2012 - 2017.




Daftar Pustaka
  

Komentar